Kompetensi Guru Matematika SMP dalam Membuat Soal Higher Order Thinking Skills

Authors

  • Zamsir Universitas Halu Oleo
  • Kodirun Universitas Halu Oleo
  • Busnawir Universitas Halu Oleo
  • Anwar Bey Universitas Halu Oleo
  • La Arapu Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/jpm.v13i2.10

Keywords:

kompetensi guru, penulisan soal, soal HOTS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam membuat soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran matematika. Kemampuan guru dalam membuat soal yang bertipe HOTS merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013. Soal bertipe HOTS merupakan instrumen yang dapat dipergunakan guru untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Disamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS, baik dalam ujian formatif (ulangan harian), maupun pada ujian sumatif (UTS dan UAS). Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Kemampuan guru dalam membuat kisi-kisi soal pada umumnya sudah baik. Sebanyak 88% guru mampu membuat kisi-kisi penulisan soal dengan baik, sisanya 12 % masih perlu banyak berlatih membuat kisi-kisi penulisan soal;2) Sebanyak 80% guru sudah mampu membuat soal HOTS dengan tipe tanpa stimulus; 3) Sebanyak 60% guru mampu membuat soal HOTS dengan stimulus; dan 4) Faktor atau kendala yang dialami guru dalam membuat soal HOTS adalah guru masih terbiasa membuat soal yang bersifat LOTS dan belum ada kebijakan khusus dari sekolah tentang penggunaan soal HOTS dalam ujian, Penggunaan soal HOTS di sekolah masih bersifat himbauan.

References

Arifin, Z., & Retnawati, H. (2017). Pengembangan Instrumen Pengukur Higher Order Thiking Skills Matematika Siswa SMA Kelas X. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 98-108. https://doi.org/10.21831/pg.v12i1.14058

Awaliyah, S. (2018). Penyusunan Soal HOTS bagi Guru PPKn dan IPS Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial, 1(1),46-53.

Brookhart, S. M. (2014). How To Design Questions And Tasks To Assess Student Thinking. United States of Amerika: ASCD Member Book.

Chinedu, C. C., & Kamin, Y. (2015). Strategies for Improving Higher Order Thinking Skills in Teaching and Learning of Design and Technology Education. Journal of Technical Education and Training (JTET), 7(2), 35-43.

Conklin, W. (2011). Higher-Order Thinking Skills To Develop 21st Century Learners. Huntington: Shell Education Publishing Inc.

Gagne, R. M. & Briggs, L. J. (2009). Principles of instructional design. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Hartini, T. I., & Martin. (2019). Pengaruh Pemberian Soal HOTS (High Order Thinking Skill) Berbasis Hipotesis Deduktif pada Mata Kuliah Fisika Dasar 2 Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika, 9(1), 54-57.

Khaerudin. (2017). Administrasi, Analisis Butir Dan Kaidah Penulisan Tes. Jurnal Madaniyah, 7(1), 95-112.

Kemendikbud. (2018). Buku Penilaian Berorientasi pada Higher Order Thinking Skills: Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi. Jakarta: Kemendikbud.

Miftahuddin, A., Nurfalah, E., & Yuliastuti, R. (2021). Tantangan Guru Dalam Menyusun Soal Matematika Smk Berbasis Hots Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, 3(2), 91–100. https://doi.org/10.55719/jrpm.v3i2.321

Nurdin, M. (2010). Kiat Menjadi Guru Profesional. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Reid, G. (2014). Assesing higher order thinking (HOT) skills in ICAS test. Sydney: UNSW Global The Universit of New South Wales

Rohim, D. C. (2019). Strategi Penyusunan Soal Berbasis HOTs pada Pembelajaran Matematika SD. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 4(4), 436-446.

Rusydie, S. (2012). Tuntutan Menjadi Guru Favorit. Yogyakarta: Flash Books.

Saputra, H. 2016. Pengembangan Mutu Pendidikan Menuju Era Global: Penguatan Mutu Pembelajaran dengan Penerapan HOTS (Higher Order Thinking Skill). Bandung: SMILE’s Publishing.

Sudjana, N. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rosdakarya

Widana, I. W. (2017). Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Widodo, T, & Kadarwati. (2013). Higher Order Thinking Berbasis Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Berorientasi Pembentukan Karakteristik Siswa. Cakrawala Pendidikan, 8(3), 16-27. https://doi.org/10.21831/cp.v5i1.1269

Wulandari, S., Hajidin, & Duskri. (2020). Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Materi Aljabar di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Didaktik Matematika, 7(2), 200-220. https://doi.org/10.24815/jdm.v7i2.17774

Yuliandini, N., Hamdu, G., & Respati, R. (2019). Pengembangan Soal Tes Berbasis Higher Order Thinking Tkill (HOTS) Taksonomi Bloom Revisi di Sekolah Dasar. Pedadidaktika Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 37-46.

Zamsir, & Bey, A. (2019). Asesmen dalam Mata Pelajaran Matematika dengan Menggunakan Soal Higer Order Thinking Skills. Prosiding SNPMAT II.

Downloads

Published

2022-07-31

How to Cite

Zamsir, Kodirun, Busnawir, Bey, A. ., & Arapu, L. . (2022). Kompetensi Guru Matematika SMP dalam Membuat Soal Higher Order Thinking Skills . Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), `47–155. https://doi.org/10.36709/jpm.v13i2.10

Issue

Section

Articles